Mohon Maaf Apabila Terdapat Kesalahan dan Kekurangan dalam Isi, Kritik dan Saran serta Dukungan Sangat Dibutuhkan Untuk Perbaikan dan Perkembangan, Karena Satu lidi jelas tidak akan bisa menuntaskan pekerjaan yang jadi tanggung jawab sapu. Blog inilah ‘tali’ yang akan mengikat lidi-lidi itu menjadi sapu

Akuntansi Unit Teller


  1. Pengertian Teller
    Teller adalah petugas bank yang bertanggung jawab terhadap lalu lintas uang tunai. Dengan demikian, teller dapat diartikan sebagai kuasa kas terbatas karena dalam jumlah uang tertentu teller dapat melakukan transaksi secara langsung.
  2. Jenis-jenis Teller
    1. Express Teller Non Cash Teller
    2. Foreign Exchange Teller
    3. Individual Teller Corporate Teller
  3. Tugas Unit Kerja Teller
    1. Pembayaran Uang Tunai
    2. Penerimaan Setoran
    3. Persediaan Uang Tunai
  4. Akuntansi Unit Teller
        Berdasarkan tugas dari unit kerja Teller, maka pencatatan transaksi dilakukan pada Head Teller dan Teller itu sendiri. Transaksi-transaksi tersebut diawali saat pembukaan cabang (Open Branch) sampai penutupan cabang (Close Branch).
    1. Transaksi Saat Pembukaan Cabang
      Saat awal pembukaan bank, transaksi awal yang dilakukan oleh officer sebagai berikut. Contoh:

  • Bank ASIA melakukan setoran modal awal Rp 1.000.000.000
    D/ Kas         Rp 1.000.000.000
    K/ Modal Bank         Rp 1.000.000.000

 
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Setoran Modal Awal
Kas
Bertambah
D
Modal
Bertambah
K

 
  • Head Teller Bank Asia melakukan setoran awal ke Teller 1, Teller 2 dan untuk kas kecil masing-masing sebesar Rp 5.000.000

     
    Jurnal transaksinya:
    D/ Kas I     Rp 5.000.000
    D/ Kas II     Rp 5.000.000
    D/ Kas Kecil     Rp 5.000.000
    K/ Kas Induk                     Rp 15.000.000

     
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Setoran Tunai Head Teller ke Kas I, II dan Kas KecilKas I
Bertambah
D
Kas II
Bertambah
D
Kas Kecil
Bertambah
D
Kas Induk
Berkurang
K

 
  1. Transaksi Harian dan Unit Teller
  • Setoran Tunai Nasabah dalam Rupiah (Cash Deposit)
  1. Seorang nasabah melakukan setoran awal untuk pembukaan rekening giro secara tunai Rp 1.000.000
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Kas     Rp 1.000.000
    K/ Rekening Giro Nasabah     Rp 1.000.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Setoran Tunai
Nasabah
Kas
Bertambah
D
Rek. Giro
Bertambah
K

 
  1. Seorang nasabah melakukan setoran awal untuk pembukaan rekening tabungan secara tunai Rp 5.000.000
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Kas                    Rp 5.000.000
    K/ Rekening Tabungan Nasabah                Rp 5.000.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Setoran Tunai

Nasabah
Kas
Bertambah
D
Rek Tabungan
Bertambah
K

 
  1. Seorang nasabah melakukan pembukaan deposito berjangka Rp 50.000.000 suku bunga 7,25% p.a. Jangka waktu 1 bulan, penyetoran dana dilakukan secara tunai.
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Kas                 Rp 5.000.000
    K/ Rekening Antar Unit (RAU) Rupiah             Rp 5.000.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Setoran Tunai Deposito Nasabah
Kas
Bertambah
D
RAU Rupiah
Bertambah
K

 
  • Setoran Tunai Nasabah dalam bentuk Valas (Cash Deposit FX)
  1. Seorang nasabah membuka rekening giro valas USD 1000. Nasabah tersebut membawa valuta rupiah. Kurs beli USD Rp 9.000 dan Kurs jual USD Rp 9.150
    Jurnal Transaksinya:
    Tahap I – Bank jual USD ke nasabah untuk penempatan Giro Valas dengan menggunakan Kurs Jual USD Rp 9.150
    D/ Kas Rupiah                 Rp 9.150.000
    K/ Rek Perantara Valuta Rupiah                 Rp 9.150.000
    D/ Rek Antar Perantara Valuta     USD     1.000
    K/ Kas Valuta                             USD     1.000
    Tahap II – Bank menerima penempatan giro valas USD Nasabah sebesar USD 1.000
    D/ Kas Valas USD             1.000
    K/ Rek Perantara Valuta USD                 1.000
    D/ Rek Perantara Valuta USD     1.000
    K/ Rek Giro Valas Nasabah                     1.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Kas Rupiah
ValasNasabah Giro dengan Valuta Rupiah
Kas
Bertambah
D
Kas Valas USD
Berkurang
K
Kas Valas USD
Bertambah
D
Giro Valas
Bertambah
K

 
  1. Seorang nasabah membuka rekening giro SGD 10.000 Nasabah tersebut membawa valuta SGD. Kurs beli SGD 6.000 dan Kurs jual SGD 6.050
D/ Kas valas SGD             10.000
K/ Rek Perantara Valuta SGD                     10.000
D/ Rek Perantara Valuta SGD         10.000
K/ Rek Giro Valas nasabah                         10.000

 
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Setoran Tunai Valas

Untuk Giro Valas
Kas Valas
Bertambah
D
Giro Valas
Bertambah
K

 
  1. Seorang nasabah menyetor secara tunai USD 5.000 untuk penempatan deposito valas.
    D/ Kas Valas USD             5.000
    K/ Rek Perantara Valuta USD                 5.000
    D/ Rek Perantara Valuta USD     5.000
    K/ Rek Deposito Valuta USD                 5.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Setoran tunai valas untuk penempatan deposito valas
Kas valas
Bertambah
D
Deposito valas
Bertambah
K

 
  • Penarikan Tunai Nasabah Dalam Rupiah (Cheque and Sundry Withdrawal)
  1. Seorang nasabah melakukan penarikan tunai dari rekening tabungannya sebesar Rp 500.000
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Rekening Tabungan         Rp 500.000
    K/ Kas                             Rp 500.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Tarikan Tunai Nasabah
Rek Tabungan
Berkurang
D
Tabungan
Kas
Berkurang
K

 
  1. Seorang nasabah giro menarik cek sebesar Rp 1.000.000
    Jurnal transaksinya:
    D/ Rekening giro nasabah         Rp 1.000.000
    K/ Kas                                 Rp 1.000.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Tarik Tunai Nasabah Giro
Rek. giro
Berkurang
D
Kas
Berkurang
K

 
  1. Seorang nasabah mencairkan deposito secara tunai sebesar Rp 50.000.000
    Jurnal transaksinya:
    D/ Re. Penampungan (RAU Rupiah)     Rp 50.000.000
    K/ Kas                                 Rp 50.000.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Tarik Tunai karena Pencairan deposito
RAU Rupiah
Berkurang
D
Kas
Berkurang
K

 
  1. Pembelian BBM secara tunai sebesar Rp 45.000
    Jurnal transaksinya:
    D/ Biaya BBM         Rp 45.000
    K/ Kas Kecil                 Rp 45.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Pembelian BBM

Secara tunai
Biaya BBM
Bertambah
D
Kas Kecil
Berkurang
K

 
  • Penarikan tunai nasabah dalam valuta asing (sundry withdrawal FX)
  1. Seorang nasabah giro valas melakukan penarikan tunai sebesar USD 5.000 pembayaran dilakukan valuta rupiah. Kurs beli USD Rp 8.000 dan kurs jual USD Rp 9.000
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Rek Giro valas nasabah USD             5.000
    K/ Rek Perantara Valuta USD                     5.000
    D/ Rek Perantara Valuta Rupiah         40.000.000
    K/ Kas Rupiah                             40.000.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Nasabah giro valas melakukan penarikan Tunai pembayaran dengan valuta rupiah
Rek Giro valas
Berkurang
D
Kas Rupiah
Berkurang
K

 
  1. Seorang nasabah giro valas melakukan penarikan tunai sebesar SGD 2.000 Kurs beli SGD Rp 6.000 dan Kurs jual SGD Rp 6.500
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Rek Giro valas nasabah SGD         2.000
    K/ Rek perantara valuta SGD                     2.000
    D/ Rek perantara valuta SGD         2.000
    K/ Kas valuta SGD                         2.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Tarikan tunai giro valas

Pembayaran valas
Rek giro valas
Berkurang
D
Kas valas
Berkurang
K

 
  1. Seorang nasabah mencairkan deposito valas HKD 15.000 dan diambil secara tunai dalam valuta rupiah. Kurs beli HKD Rp 3.000 dan Kurs jual Rp 4.000.
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Deposito valas HKD             15.000
    K/ Rek perantara valuta HKD                     15.000
    D/ Rek perantara valuta Rupiah         Rp 45.000.000
    K/ Kas Rupiah                             Rp 45.000.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Pencairan tunai deposito valas dengan pembayaran

rupiah
Deposito Valas
Berkurang
D
Kas Rupiah
Berkurang
K

 
  1. Seorang nasabah mencairkan deposito SGD sebesar 20.000 Pembayaran dilakukan secara tunai dengavaluta SGD
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Rek Deposito Valas SGD         20.000
    K/ Rek perantara Valuta SGD                20.000
    D/ Rek perantara Valuta SGD         20.000
    K/ Kas Valas SGD                     20.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Pencairan deposito valas scr tunai Dengan pembayaran valuta SGD
Deposito Valas
Berkurang
D
Kas Valas
Berkurang
K

 
  • Jual Beli Bank Notes Secara Tunai (Exhange Cash)
  1. Seorang nasabah menjual Bank Notes USD 500 secara tunai. Kurs beli USD Rp 8.000 Kurs jual USD Rp 9.000 Hasil penjualan Bank Notes kehendaki dalam valuta rupiah.
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Kas Valas USD            500
    K/ Rek Perantara Valuta USD                         500
    D/ Rek Perantara Valuta Rupiah         Rp 4.000.000
    K/ Kas Rupiah                            Rp 4.000.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Pembelian Bank
Notes secara tunai
Kas ValasUSD
Bertambah
D
Kas Rupiah
Berkurang
K

 
  1. Seorang nasabah membeli Bank Notes Euro sebesar 2.000 Kurs beli Euro Rp 9.000, Kurs jual Euro Rp 10.000 pembayaran dilakukan dengan valuta rupiah
Jurnal Transaksinya:

D/ Kas Rupiah             Rp 20.000.000
K/ Rek Perantara Valuta                        Rp 20.000.000
D/ Rek Perantara Valuta Euro        2.000
K/ Kas Valas Euro                             2.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Penjualan Bank Notes
Kas Rupiah
Bertambah
D
secara tunai
Kas Valas Euro
Berkurang
K

 
  1. Bank Asia Cabang Malang membeli Bank Notes USD dari nasabah sebesar USD 1.000 Kurs beli USD Rp 9.800 Kurs jual USD Rp 9.850 Kurs buku di kantor pusat Rp 9.900
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Kas Valas USD                 1.000
    K/ Rek Perantara Valuta USD                         1.000
    D/ Rek Perantara Valuta Rupiah         Rp 9.800.000
    K/ Kas Rupiah                             Rp 9.800.000

     
    Cabang Jual Bank Notes ke Kantor Pusat (RAK)
    D/ Rekening Antar Kantor         Rp9.900.000
    K/ Rek Perantara Valuta Rupiah                     Rp 9.900.000
    D/ Rek Antar Unit Valuta USD            1.000
    K/ Kas Valas                                 1.000

     
    Keuntungan Cabang dari pembelian Bank Notes
    D/ Rek Antar Kantor        Rp 100.000
    K/ Bank Notes                         Rp 100.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Setor tunai

Valas untuk

Penempatan

Deposito valas
Kas Valas
Bertambah
D
Kas Rupiah
Berkurang
K
RAK
Bertambah
D
Kas Valas
Berkurang
K
RAK
Bertambah
D
Bank Notes
Berkurang
K

 
  1. Transaksi Saat Penutupan (Akhir Hari) Cabang Head Teller menerima setoran tunai dari Teller 1 Sebesar Rp 50.000.000 dan setoran dari kas kecil Rp 500.000 saat penutupan cabang.
    Jurnal Transaksinya:
    D/ Kas Induk         Rp 50.500.000
    K/ Kas Teller I                     Rp 50.000.000
    K/Kas Kecil                     Rp 500.000
Analisa
Transaksi
Perkiraan
Bertambah/Berkurang
D/K
Head teller menerima
Kas Induk
Bertambah
D
Setoran dari Kas I dan
Kas I
Berkurang
K
Kas Kecil
Kas Kecil
Berkurang
K

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar